Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2014

Karena aku......

Selamat malam lelaki baik. Apa kabar? Semoga senantiasa sehat wal afiat. Beberapa hari menahan untuk tidak menghubungimu adalah salah satu hal berat yang harus aku jalani untuk memantaskan diri bersanding denganmu. Menahan hal ini bukanlah tanpa suatu alasan. Melainkan masih ada perdebatan dalam diri ini. Berdebat antara logika akal sehat dan cara kerja hati wanita. Antara menahan sakit dan.. Sudahlah. Pertanyaan "Apakah kabar kamu dengan dia itu benar" masih terpontang panting di otakku. Mereaksikan hati, merasa kegalauan yang hebat. Untuk bertanya hal itu sangat berat untukku. Bukannya aku takut. Hanya saja kupikir aku tidak berhak bertanya hal itu. Namun semakin lama aku menunda pertanyaan ini, semakin tidak jelas arahku melangkah. Antara aku harus tetap maju memantaskan diri untukmu atau aku hurus mundur teratur karena kamu, atau mungkin hatimu sudah dipantaskan wanita lain. Atau engkau sudah memilih wanita lain. Yang notabennya dia lebih baik dariku. Orang orang did...